Pengertian Sistem

Untuk mengawali pembahasan tentang analisis dan perancangan sistem informasi, pemahaman akan sistem terlebih dahulu harus ditekankan.  Definisi sistem berkembang sesuai dengan konteks dimana pengertian sistem itu digunakan.  Berikut merupakan beberapa definisi sistem secara umum.

Menurut Jerry Fizt Gerald jogiyanto (2005) Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur – prosedur yang saling berhubungan, kumpulan bersama – sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu “.

Murdick dan Ross (1993) mendefinisikan sistem sebagai seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan yang lainnya untuk suatu tujuan bersama.

Lain halnya dengan Scoot (1996) yang membagi sistem menjadi 3 unsur, yaitu masukan(input), pengolahan (processing), keluaran (output).

Dengan demikian, secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsure atau variabel – variabel yang saling terorganisasi, saling berinteraksi dan saling bergantung satu sama lain.

Karakteristik Sistem

Untuk memahami atau mengembangkan suatu sistem maka perlu membedakan unsure – unsur dari suatu sistem yang membentuknya.  Berikut adalah karakteristik sistem yang dapat membedakan suatu sistem dengan sistem lainnya :

Batasan ( boundry )

Penggambaran dari suatu sistem atau unsur mana yang termasuk di dalam sistem dan mana yang diluar sistem.

Lingkungan ( environment )

Segala sesuatu di luar sistem, lingkungan yang menyediakan asumsi, kendala, dan input suatu sistem.

Masukan ( input )

Sumber daya ( data, bahan baku, peralatan, energy ) dari lingkungan yang dikonsumsi dan dimanipulasi oleh suatu sistem.

Keluaran ( output )

Sumber daya atau produk ( informasi, laporan, dokumen, tampilan layar komputer, barang jadi ) yang disediakan  untuk lingkungan sistem oleh kegiatan dalam suatu sistem.

Komponen ( component )

Kegiatan – kegiatan atau proses dalam suatu sistem yang mentrasformasiakn input menjadi bentuk setengah jadi (output).  Komponen ini bias merupakan subsistem dari sebuah sistem.

Klasifikasi Sistem

Sistem dapat dapat di klasifikasikan dari berbagai sudut pandangan, diantaranya adalah sebagai berikut :

Sistem Abstrak dan Sistem Fisik

Sistem yang berupa pemikiran atau ide – ide yang tidak tampak secara fisik, misalnya sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan manusia dan tuhan. Sedangkan sistem fisik adalah sistem yang ada secara fisik, misalnya sistem komputer, sistem sekolah, sistem akuntansi dan sistem transportasi.

Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia

Sistem yang terjadi melalui proses alam tidak dibuat  oleh manusia, misalnya sistem tata surya .Sistem buatan adalah sistem yang dibuat dan dirancang oleh manusia, misalnya sistem komputer.

Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka

Merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak berpengaruh dengan lingkungan luarnya, sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan berpengaruh dengan lingkungan luarnya.

Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik

Sistem deterministik adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat, misalnya pengereman. Sedangkan sistem probabilistik  adalah sistem yang tak dapat diramal dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas, misalnya sistem arisan dan sistem sediaan, kebutuhan rata-rata dan waktu untuk memulihkan jumlah sediaan dapat ditentukan tetapi nilai yang tepat sesaat tidak dapat ditentukan dengan pasti.

Penghubung ( interface )

Tempat dimana komponen atau sistem dan lingkungannya bertemu atau berinteraksi

Penyimpanan ( storage )

Area yang dikuasai atau digunakan untuk menyimpan sementara atau tetap dari informasi, energi, bahan baku, dan peralatan.  Merupakan media penyangga diantara komponen tersebut bekerja dengan berbagai tingkatan yang ada dan memungkinkan komponen yang berbeda dari berbagai data yang sama.